Fernando Alonso  Memilih Setia dengan McLarenIndonesia Raih 2 Penghargaan di Kompetisi Video Pariwisata Dunia UNWTOMenteri Pertanian Klaim Tahun Ini Indonesia Bebas PaceklikBelanja Pemerintah yang Besar Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia di 2018

 

Press Release Film "Athirah" - Tayang 29 September 2016 - Satumedia TV
FILM

Press Release Film "Athirah" – Tayang 29 September 2016

Satumediatv.com – Film Athirah yang diadaptasi dari novel karya Alberthiene Endah dengan judul sama, adalah cerita yang terinspirasi oleh kisah nyata. Athirah (diperankan oleh Cut Mini) menggambarkan pergulatan seorang perempuan Bugis yang ingin mempertahankan keutuhan keluarganya saat ada perempuan lain memasuki kehidupan suaminya. Di saat yang sama, anak lelaki tertuanya yang masih remaja, Ucu (diperankan oleh Chritoffer nelwan), mengalami kesulitan memahami Athirah dan konflik yang tengah terjadi di tengah keluarganya.

Bagi Miles Films, kisah Athirah menjadi cerita yang sangat menarik untuk diangkat ke layar lebar sebagai potret persoalan keluarga Indonesia di masa lalu yang masih banyak kita temui hari ini. Kisah ini menjadi lebih spesial ketika Athirah adalah sosok almarhum ibunda Jusuf Kalla, Wakil Presiden Indonesia. “Saya kagum ada Pejabat Negara di negeri ini yang mau berbagi kisah keluarga yang sangat pribadi ke publik” Ujar Mira Lesmana, Produser film ini.
Solihin Jusuf, cucu almarhum Athirah turut terlibat sebagai Produser Eksekutif dalam produksi film ini. “Saya sangat senang Miles Films tertarik dengan kisah ini. Bagi keluarga besar kami, kisah pribadi ini justru yang telah mempererat keluarga kami. Kekuatan sebuah keluarga adalah kunci menghadapi berbagai persoalan”, jelas Solihin.

Selain itu Miles Films, yang telah dikenal menghasilkan film film dari berbagai pelosok Indonesia, belum pernah memotret Sulawesi Selatan sebelumnya. Ini juga merupakan alasan kuat, terutama bagi Riri Riza, sang sutradara yang berdarah Bugis Makassar, untuk mengangkat kisah ini ke layar lebar. “Ketika saya membaca novel Athirah, saya merasa mengenal betul ruang keluarga yang digambarkan Alberthiene Endah dengan sangat detail dalam novel ini. Walau almarhum Ibu saya tidak mengalami apa yang dialami Athirah, tapi kekuatan Athirah dapat saya rasakan pula dalam sosok Ibu saya” ujar Riri Riza yang sangat antusias menggambarkan detil setting Bugis Makassar dalam film ini seperti fungsi ruang di dalam rumah keluarga, makanan khas yang terhidang hingga fungsi sarung sutera yang lebih dalam dari sekedar pakaian.

Film Athirah mengambil lokasi pengambilan gambarnya di Makassar, Sengkang dan Parepare. Miles Films mengikut-sertakan talenta-talenta dari Sulawesi Selatan untuk berpartisipasi dalam produksi film ini. Mereka terlibat, baik di depan kamera sebagai aktor, maupun di balik layar sebagai kru produksi.
Yang tak kalah menarik, Film Athirah, yang skenarionya ditulis oleh Salman Aristo dan Riri Riza, merupakan sebuah reuni kembali antara Mira Lesmana, Riri Riza, Salman Aristo dan juga Yadi Sugandi (Penata Kamera), Chitra Subyakto (Penata kostum) serta Eros Eflin (Penata Artistik) dengan sang bintang utama Cut Mini, dimana delapan tahun yang lalu mereka semua bekerjasama dalam film Laskar Pelangi (2008).

“Saya pikir, saya tidak akan pernah mendapatkan kesempatan lagi bekerjasama dengan keluarga besar Miles Films setelah Laskar Pelangi. Jadi, tak bisa saya gambarkan kebahagiaan saya ketika dipercaya untuk memerankan Athirah” ujar Cut Mini berbinar-binar. “Tidak hanya kerinduan saya yang terobati, tapi saya merasa tersanjung diberi tantangan untuk memerankan Athirah” tambah Mini.

Selain Cut Mini, Christoffer Nelwan juga merasakan excitement yang sama. “Saya sudah mengenal Miles Films, Oom Riri dan Tante Mira sejak saya berusia 11 tahun. Saya dipercaya untuk memerankan Ikal dalam panggung Musikal Laskar Pelangi waktu itu. 3 tahun lamanya saya mengalami proses belajar yang tidak akan pernah bisa saya lupakan selama Musikal Laskar Pelangi. Sekarang, bisa menjadi salah satu peran utama dalam produksi layar lebar Miles Films di film Athirah…Wah, bangga banget!” kata Chris antusias.

Christoffer Nelwan dipercaya untuk memerankan Ucu remaja, anak lelaki tertua Athirah. Dalam film ini digambarkan kegamangan Ucu remaja yang harus menjadi saksi dan terjepit dalam persoalan keluarganya. Bapak Jusuf Kalla sendiri sudah menyaksikan film ini. “Terharu sekali melihat Ibu saya tergambar di layar lebar. Saya mengerti ada beberapa kejadian yang tidak sama persis dengan kejadian sesungguhnya, tapi jelas sekali dari mana inspirasinya ” jelas Pak JK. “Saya memahami persepsi Riri Riza, Sebagai sutradara. Dia punya ruang, apa yang biasanya disebut dengan lisensi kreatif, untuk mengadaptasi cerita ini. Tidak masalah. Yang penting roh kisah ini tepat sekali, bahkan sampai ke selera humornya,” tambahnya dengan tawa khas JK.

Selain Cut Mini dan Christoffer Nelwan, sederet aktor – aktor berbakat turut membintangi film ini. Yang sudah tidak asing lagi adalah Tika Bravani (Ida Dewasa) dan Indah Permatasari (Ida Remaja). Ada pula nama nama baru yang akan muncul untuk pertama kalinya di layar lebar yaitu Arman Dewarti (Puang Ajji) dan Nino Prabowo (Ucu Dewasa), dan masih banyak lagi.

Juang Manyala, musisi asal Makassar dipercaya untuk menjadi penata musik dalam film ini. Sedangkan Theme Song/ OST film Athirah dipercayakan pada duo musisi yang telah sangat dikenal dalam dunia musik indie Indonesia: Endah n Rhesa.
Athirah akan segera tayang, mulai 29 September 2016 di seluruh bioskop Indonesia. Jangan lewatkan!

press-release-athirah-2 press-release-athirah-3 press-release-athirah-4 press-release-athirah

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PT. SATU MEDIA SOLUSI
Email : satumediatv.id@gmail.com
Head Office : Jl. Kramat Baru no.4B, Kramat, Senen, Jakarta Pusat.
Branch Office : Jl.Haji Buang II No.72 Kav.33 Ulujami,
Pesanggrahan-Jakarta selatan
Email : satumediatv.id@gmail.com

Copyright SatumediaTV © 2017

To Top