Fernando Alonso  Memilih Setia dengan McLarenIndonesia Raih 2 Penghargaan di Kompetisi Video Pariwisata Dunia UNWTOMenteri Pertanian Klaim Tahun Ini Indonesia Bebas PaceklikBelanja Pemerintah yang Besar Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia di 2018

 

Ratusan Ribu Tenaga Kerja Diserap Oleh Industri Batik
NEWS

Ratusan Ribu Tenaga Kerja Diserap Oleh Industri Batik

industri-batik-serap-ribuan-tenaga-kerjaSatumediatv.com –  Pemberlakuan MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) memberikan peluang perluasan pasar bagi produk-produk unggulan  Indonesia, termasuk produk industri batik yang terus berkembang dalam beberapa tahun belakangan ini. Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mengatakan pemerintah mendukung perkembangan industri batik Indonesia agar mampu bersaing secara global. Apalagi industri batik yang tersebar di berbagai daerah ini mampu menyerap ratusan ribu pekerja dari hulu sampai hilir

 

 

 

“Batik menyerap puluhan bahkan ratusan ribu tenaga kerja yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari hulu sampai ke hilir. Dari pengusahanya, UMKM, para pengrajinnya, sampai pada karyawan dan penjualnya. Itu menyerap tenaga kerja yang jumlahnya sangat besar,” kata Hanif. “Namun agar mampu bersaing di pasar dalam negeri dan pasar internasional. industri batik harus mampu memikat masyarakat dan konsumennya dengan produksi yang berkualitas dari tenaga kerja yang terampil dan kompeten,” kata Hanif. Sementara itu, Walikota Pekalongan, Achmad Alf Arslan Djunaid menyampaikan apresiasi dan meminta dukungan dan perhatian dari pemerintah pusat terhadap perkembangan batik terutama batik Pekalongan yang menjadi salah satu basis batik nusantara.

 

Selama ini pertumbuhan industri  batik juga ditopang antusiasme masyarakat untuk menggunakan batik, baik dari pegawai pemerintahan, BUMN ataupun swasta serta masyarakat secara luas sehingga meningkatkan permintaan produk batik yang mendorong tumbuhnya industri batik nasional. Batik asal Pekalongan menjadikan pasar di wilayah Jakarta dan sekitarnya sebagai target utama. Namun dalam menghadapi MEA, diharapkan dukungan pemerintah dalam  pengembangan Batik Pekalongan yang diharapkan bisa memikat pasar negara-negara ASEAN. Yang perlu diwaspadai adalah persaingan dengan produk produk Malaysia, Cina dan Singapura yang juga telah memproduksi batik cetak secara masal. Selain memperkuat produksi dan mengembangkan dari sisi industri.

 

Sumber : Kemnaker

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PT. SATU MEDIA SOLUSI
Email : satumediatv.id@gmail.com
Head Office : Jl. Kramat Baru no.4B, Kramat, Senen, Jakarta Pusat.
Branch Office : Jl.Haji Buang II No.72 Kav.33 Ulujami,
Pesanggrahan-Jakarta selatan
Email : satumediatv.id@gmail.com

Copyright SatumediaTV © 2017

To Top