Fernando Alonso  Memilih Setia dengan McLarenIndonesia Raih 2 Penghargaan di Kompetisi Video Pariwisata Dunia UNWTOMenteri Pertanian Klaim Tahun Ini Indonesia Bebas PaceklikBelanja Pemerintah yang Besar Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia di 2018

 

Emas Berjangka Naik - Satumedia TV
Ekonomi

Emas Berjangka Naik

Satumediatv.com – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menetap lebih tinggi pada Senin (Selasa pagi WIB), setelah pasar ekuitas AS melemah.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April naik 4,9 dolar AS, atau 0,41 persen, menjadi menetap di 1.196,00 dolar AS per ounce, lapor Xinhua.

Para pedagang menghabiskan hari fokus pada penurunan ekuitas AS, karena Dow Jones Industrial Average AS turun 158 poin, atau 0,79 persen pada pukul 18.45 GMT.

Analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian, logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman. Sementara itu, sebaliknya ketika ekuitas AS membukukan keuntungan maka logam mulia biasanya turun.

Namun demikian, volume perdagangan pada Senin berada pada tingkat biasa, sehingga beberapa analis mempertanyakan dampak dari jatuhnya ekuitas terhadap logam mulia.

Para investor sedang menunggu pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang akan dimulai pada Selasa waktu setempat dan diakhiri dengan konferensi pers serta pengumuman pada Rabu (1/2) setelah pasar tutup.

Investor percaya bahwa Fed akan menaikkan suku bunga dari 0,75 ke 1,00 selama pertemuan FOMC awal Maret. Menurut alat Fedwatch CME Group, probabilitas tersirat saat ini untuk menaikkan suku bunga dari 0,75 ke setidaknya 0,75 adalah 4,0 persen pada pertemuan Februari dan 21 persen untuk pertemuan Maret.

Laporan pendapatan dan pengeluaran pribadi yang dikeluarkan oleh Departemen Perdagangan AS pada Senin menunjukkan pendapatan pribadi meningkat 0,3 persen, angka yang di bawah konsensus. Sementara itu, belanja konsumen meningkat 0,5 persen, sejalan dengan konsensus.

Namun, para analis mencatat bahwa tingkat tabungan turun sebesar 0,2 menjadi 5,4 persen, namun inflasi tetap rendah, meskipun cenderung lebih tinggi.

Penguatan dalam dolar AS mencegah logam mulia dari kenaikan lebih lanjut, karena indeks dolar AS naik 0,1 persen menjadi 100,45 pada pukul 18.50 GMT.

 

Baca Sumber

Foto : Reuters

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PT. SATU MEDIA SOLUSI
Email : satumediatv.id@gmail.com
Head Office : Jl. Kramat Baru no.4B, Kramat, Senen, Jakarta Pusat.
Branch Office : Jl.Haji Buang II No.72 Kav.33 Ulujami,
Pesanggrahan-Jakarta selatan
Email : satumediatv.id@gmail.com

Copyright SatumediaTV © 2017

To Top